Flash News
Jawa Timur Catat 45.839 Medali, Tertinggi dalam Data SIMT Puspresnas per Mei 2026
Pendidikan

Jawa Timur Catat 45.839 Medali, Tertinggi dalam Data SIMT Puspresnas per Mei 2026

P

Penulis Redaksi

PelajarJATIM

Diterbitkan 26 Sep, 2026
Pembaca 🔥 8

Provinsi Jawa Timur mencatatkan capaian tinggi dalam peta prestasi pelajar nasional. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) per 12 Mei 2026, pelajar Jawa Timur telah mengumpulkan 45.839 medali dari berbagai ajang kompetisi tingkat nasional.

Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah medali terbanyak dalam data SIMT pada periode tersebut. Jawa Tengah berada di posisi berikutnya dengan 45.338 medali, atau terpaut 501 medali. Sementara itu, Jawa Barat mencatatkan 32.160 medali, disusul DKI Jakarta sebanyak 22.454 medali dan Sumatera Utara dengan 22.091 medali.

Perolehan medali Jawa Timur berasal dari pelajar pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga Pendidikan Khusus (Diksus). Prestasi tersebut juga mencakup beragam bidang, seperti seni budaya, olahraga, penelitian, inovasi, dan teknologi.

Promosi

Ekosistem Pendidikan Dorong Prestasi Pelajar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian tersebut sebagai salah satu gambaran perkembangan ekosistem pendidikan di Jawa Timur. Menurutnya, keberhasilan pelajar tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dalam proses pembinaan dan pengembangan potensi siswa.

Khofifah juga menyoroti perkembangan prestasi di bidang riset dan inovasi. Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler seperti Karya Ilmiah Remaja (KIR) dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menghasilkan gagasan baru.

Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi, mengembangkan ide, melakukan penelitian, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ditemukan di lingkungan sekitar.

Ia juga mendorong para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan dan tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi. Menurutnya, proses berkompetisi dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar sekaligus ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi.

Pembinaan Berjenjang Diterapkan Sejak Pendidikan Dasar

Capaian prestasi Jawa Timur juga didukung oleh sistem pembinaan yang dilakukan secara berjenjang. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur secara rutin menyediakan wadah seleksi dan pembinaan bagi siswa SMA, SMK, maupun SLB.

Pembinaan tersebut dilakukan melalui sistem training center dan pelatihan berjenjang. Proses pembinaan bahkan telah dilakukan sejak jenjang pendidikan dasar, khususnya bagi siswa SD dan SMP yang dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada tingkat yang lebih tinggi.

Model pembinaan berkelanjutan tersebut menjadi salah satu bagian dari persiapan kontingen Jawa Timur dalam menghadapi berbagai ajang prestasi nasional.

Jawa Timur Raih Empat Gelar Juara Umum pada 2025

Tradisi prestasi tersebut juga tercatat pada berbagai kompetisi nasional sepanjang 2025. Jawa Timur berhasil meraih empat gelar Juara Umum dalam ajang yang diselenggarakan Puspresnas Kemendikdasmen.

Empat ajang tersebut meliputi:

• O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional)

• FLS3N (Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional)

• OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia)

• LKS Dikmen (Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Menengah)

Selain empat gelar tersebut, kontingen Jawa Timur juga mencatatkan posisi runner-up nasional pada OSN (Olimpiade Sains Nasional) dan FIKSI (Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia).

Rangkaian capaian tersebut menunjukkan bahwa prestasi pelajar Jawa Timur tidak hanya berasal dari satu bidang, tetapi tersebar pada bidang olahraga, seni, penelitian, sains, inovasi, hingga kompetensi keahlian.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan keterlibatan berbagai pihak, pengembangan talenta pelajar di Jawa Timur terus diarahkan agar siswa memiliki ruang untuk mengasah kemampuan serta berpartisipasi dalam berbagai kompetisi di tingkat nasional.

Info Pendidikan
Sponsored