Flash News
Tembus Kampus Negeri di Usia 15 Tahun, Inilah Rahasia Keberhasilan Fatichul Masuk UM
Pendidikan

Tembus Kampus Negeri di Usia 15 Tahun, Inilah Rahasia Keberhasilan Fatichul Masuk UM

P

Penulis Redaksi

PelajarJATIM

Diterbitkan 26 Sep, 2026
Pembaca 🔥 7

Memasuki perguruan tinggi umumnya dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan menengah pada usia sekitar 17–18 tahun. Namun, Much Fatichul Firdaus berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada usia yang jauh lebih muda.

Lulusan MAN 1 Pasuruan tersebut berhasil diterima sebagai calon mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM) pada usia 15 tahun. Ia memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Program Studi S1 Pendidikan IPA melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Fatichul lahir pada Oktober 2010. Keberhasilannya menarik perhatian karena ia mampu menyelesaikan pendidikan menengah dan melanjutkan ke perguruan tinggi lebih cepat dibandingkan usia mahasiswa baru pada umumnya.

Promosi

Menempuh Pendidikan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Perjalanan pendidikan Fatichul tidak terlepas dari tantangan ekonomi keluarga. Kondisi finansial yang terbatas tidak menghalanginya untuk terus menjalani pendidikan dan mempertahankan capaian akademik.

Di tengah berbagai keterbatasan tersebut, ia tetap menunjukkan konsistensi dalam proses belajar. Ketekunan dan kemampuan mengatur waktu menjadi bagian penting dalam menyelesaikan pendidikan pada usia yang relatif muda.

Menjalani Pendidikan dengan Sistem Akselerasi

Usia Fatichul yang masih 15 tahun ketika diterima di UM tidak terlepas dari proses pendidikan yang ditempuh lebih cepat. Ia telah mengikuti pendidikan dengan pola akselerasi sejak jenjang awal.

Beberapa tahapan yang dilaluinya antara lain:

1. Memulai Pendidikan Dasar Lebih Awal
Fatichul mulai menempuh pendidikan dasar pada usia yang relatif lebih muda dibandingkan anak-anak seusianya.

2. Mengikuti Program Akselerasi di Madrasah
Saat bersekolah di MAN 1 Pasuruan, ia kembali mengikuti program percepatan belajar sehingga dapat menyelesaikan pendidikan menengah dalam waktu yang lebih singkat.

3. Mempertahankan Prestasi Akademik
Meskipun menjalani masa pendidikan yang lebih singkat, Fatichul tetap berupaya menjaga nilai rapor dan capaian akademiknya.

Melanjutkan Perjalanan Pendidikan di UM

Diterimanya Fatichul di Program Studi S1 Pendidikan IPA UM melalui SNBP 2026 menjadi tahap baru dalam perjalanan pendidikannya. Ia kini akan menghadapi lingkungan pembelajaran yang berbeda dengan jenjang sekolah menengah.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa perjalanan pendidikan setiap siswa dapat berlangsung dengan jalur dan waktu yang berbeda. Dengan dukungan keluarga, sekolah, serta konsistensi dalam belajar, Fatichul berhasil melanjutkan pendidikan tinggi pada usia yang relatif muda.

Info Pendidikan
Sponsored